Pegang & Ambil Janji Tuhan di Akhir Jaman

Pegang & Ambil Janji Tuhan di Akhir Jaman (Yoel 2:28-32)
Pdt. Johanes Lilik Susanto

Bagaimana kita bisa memegang janji Tuhan kalau kita tidak tahu apa janji Tuhan? Seperti orang yang mendapat cek 30M tetapi tidak mengerti kalau kertas itu adalah cek, sehingga dia tidak dapat menggunakan cek tersebut dan hidup kita tetap tidak berubah, hidup dalam kemiskinan.Karena itu kita perlu tahu dulu apa janji Tuhan di akhir jaman untuk kita di Yoel 2:28-32, sehingga bisa kita pegang dan ambil janji Tuhan.Janji Tuhan di akhir jaman untuk kita:
(1) Janji tentang pencurahan Roh Kudus.
(2) Janji tentang karunia Nubuat.
(3) Janji tentang mujizat di langit dan di bumi.
(4) Janji tentang kebangunan penyembahan & penginjilan.
(1) Janji tentang pencurahan Roh Kudus.
“Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia…” (Yoel 2:28A)

Beberapa teolog menafsirkan janji pencurahan Roh Kudus hanya pada hari Pentakosta. Penafsiran ini salah. Pencurahan Roh Kudus pada Yoel 2:28 itu terjadi pada akhir jaman (Eskaton), bukan di masa lalu. Yang terbaik akan terjadi dimasa depan, bukan di masa lalu, hari Pentakosta sudah ada di masa lalu.

Jika Tuhan menjanjikan pencurahan Roh Kudus yang dahsyat, mengapa kita tidak mengalami lawatan Roh Kudus? Karena kita tidak menanti-nantikan lawatan Roh Kudus dan berdoa dengan hati yang haus dan lapar, bukan hanya sekedar percaya saja. Kalau kita tidak ada kehausan dan ekspektasi, kita tidak akan mengalami apa-apa dari Roh Kudus. Kita hanya menjadi penonton saja.

Pencurahan Roh Kudus itu adalah pengalaman supranatural yang paling berharga. Saat ini di jaman post modern dan new age, orang-orang sangat mengejar hal-hal supranatural, seperti magician, dunia lain, dukun. Padahal kita punya pengalaman surpanatural yang jauh lebih tinggi, yaitu karunia dari Roh Kudus. Karunia Roh tidak terbatas pada 9 karunia Roh, ke-9 karunia Roh adalah karunia Roh yang standart. Contohnya karunia tele-transport.

(2) Janji tentang karunia Nubuat.
“… maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.” (Yoel 2:28B)

Pada akhir jaman, karunia Nubuat akan menjadi sesuatu tanda yang penting dan sifatnya global.

Nubuat adalah pewahuyan dari Roh Kudus yang extra-ordinary yang harus ditafsir memakai kitab suci. Contohnya jika ada nubuat seseorang menggandeng dua wanita, jika penafsirannya tanpa kitab suci bisa ngawur, dua wanita tersebut bisa ditafsirkan sebagai dua istri, padahal penafsirannya bisa dua anak wanita.

Nubuat itu seperti pisau, baik sekaligus berbahaya. Nubuat itu bisa dipakai untuk membangun gereja dengan luar biasa, sekaligus bisa menghancurkan gereja dengan luar biasa juga, jika penafsirannya tanpa kitab suci.

Tuhan ingin kita mengejar karunia Nubuat, “Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.” (1 Korintus 14:1). Kalau kita tidak mau mengejar, siapa yang salah?

Tuhan juga ingin kita belajar bernubuat, “Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan” (1 Korintus 14:31)

Bernubuat itu kehendak Tuhan, “Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.” (1 Korintus 14:39)

(3) Janji tentang mujizat di langit dan di bumi.
“Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi” (Yoel 2:30)

Pada akhir jaman akan banyak mujizat, tetapi juga sekaligus akan banyak kekacauan alam. “…darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.” (Yoel 2:30B & 31)

Ketika kekacauan alam terjadi, seperti gempa, apakah kita punya iman untuk mendeklarasikan perlindungan Tuhan yang supranatural? Minta Tuhan mengirim malaikat-malaikatNya berkemah melindungi kita & rumah kita.

(4) Janji tentang kebangunan penyembahan & penginjilan.
“Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas.” (Yoel 2:32)

Hari-hari terakhir akan banyak orang yang membawa jiwa pada Kristus. Apakah kita mau termasuk orang-orang ini? Caranya mudah, tanya pada Roh Kudus. Bisa jadi kita hanya diminta Roh Kudus untuk tersenyum, menganggukkan kepala, atau minta segelas minum, lalu percakapan penginjilan akan terjadi, seperti Tuhan Yesus minta minum pada perempuan Samaria.

Shawn Bolz mengijili dengan mendoakan dan menelepon 2 orang setiap hari dengan menyampaikan pesan profetik.

Share: